beranda » artikel » Mail5 pdf word print Bookmark and Share
27-Apr-2016

IPOP PETAKAN KEBUTUHAN INSENTIF PETANI SAWIT

JAKARTA. Manajemen Indonesian Palm Oil Pledge (IPOP) menjamin, anggotanya akan membantu memberdayakan petani menyelesaikan permasalahan yang melilit mereka. Secara khusus, mereka akan melakukan indentifikasi dan pemetaan petani independen, serta mengidentifikasi insentif yang dibutuhkan para petani untuk meningkatkan produktivitas dan berkelanjutan.آ 

Direktur Eksekutif IPOP Nurdiana Darus mengatakan inisiatif pemberdayaan petani terutama di Kalimantan Tengah, Riau, dan Sumatera Selatanآ ini bertujuan untuk mendukung para anggota IPOP dan mitra untuk membuat program yang efektif dalam memberdayakan petani kelapa sawit dengan didukung data dan informasi komprehensif.

Setelah proses identifikasi dan pendataan, petani swadaya ini dapat mengakses berbagai program pemberdayaan sesuai dengan hasil penelitian, termasuk pendampingan dalam pembentukan institusi, pendampingan dalam hal legal, pelatihan praktik bertani berkelanjutan untuk bisa mendapatkan sertifikasi.

Selain itu, inisiatif ini juga bertujuan untuk mendukung pemerintah lokal dan nasional dalam mengimplementasikan program strategis mereka yang didesain untuk petani independen. Melalui program pemberdayaan petani seperti ini, IPOP dan para anggota dapat mengetahui kondisi petani secara nyata di lapangan, termasuk kebutuhan dan hambatan yang mereka alami.

"Identifikasi ini memungkinkan kami untuk memberikan solusi yang tepat untuk dimasukkan ke dalam program pemberdayaan petani, sehingga mereka bisa mengimplementasikan praktik berkelanjutan secara nyata," ujar Nurdiana, Selasa (26/4).

Ia bilang, hingga saat ini, semua penandatangan ikrar IPOP yakni Asian Agri, GAR, Wilmar, Cargill, Musim Mas dan Astra Argo Lestari, aktif dalam mengimplementasikan program pemberdayaan petani, baik plasma maupun swadaya.

sumber: http://kon.tn/news/ipop-petakan-kebutuhan-insentif-petani-sawit

Kembali ke arsip