ABEST (Association of Business and Entrepreneurship Student) merupakan sebuah ormawa baru Sekolah Bisnis IPB. Organisasi ini merupakan Himpunan Mahasiswa Profesi (Himpro) Sekolah Bisnis IPB. Himpro ini memiliki tujuan mengembangkan potensi mahasiswa SB IPB dari sisi keprofesian yaitu konsultan bisnis dan wirausaha.

  1. Business Mentoring

Kegiatan Business Mentoring merupakan kegiatan sharing, dan pembinaan bisnis pengurus ABEST SB IPB baik yang sudah menjalankan maupun belum memiliki bisnis sendiri. Output dari Business Mentoring adalah pengurus dapat memiliki bisnis sesuai minat dan dapat mengembangkan bisnis yang telah dimiliki. Business Mentoring ini terbagi ke dalam beberapa kategori bisnis sesuai dengan minat dari setiap pengurus. Kategori tersebut antara lain Food and Beverage, Fashion, Sociopreneur, Properti, Ekspor Impor, dan lain sebagainya.

 

  1. Business Class

Business Class adalah suatu kegiatan yang berisi pemaparan materi oleh praktisi yang kompeten di bidangnya. Pengisian materi ini akan dilanjutkan dengan workshop atau pelatihan yang berkaitan dengan materi yang dibahas pada sesi sebelumnya. Business Class akan dilaksanakan rutin satu kali dalam dua bulan dengan beberapa tema yang beragam, seperti branding bisnis, bisnis kuliner, technopreneur, industri kreatif, dan lain sebagainya.

 

  1. Business Day

Business Day adalah kegiatan bazar di Sekolah Bisnis IPB dengan tujuan memasarkan dan mempromosikan bisnis yang dimiliki oleh mahasiswa program sarjana Sekolah Bisnis IPB. Business Day dilaksanakan pada hari Sabtu, bertempat di Sekolah Bisnis IPB. Program kerja ini berguna dalam melatih mahasiwa SB IPB untuk berbisnis secara langsung dan berkelanjutan. Berdasar pada pemikiran civitas akademika serta keinginan dari mahasiswa SB IPB itu sendiri, Business Day memberikan iklim dan pasar bagi para mahasiswa SB IPB untuk menjual produk maupun jasanya dan juga membuka peluang terjalinnya relasi dengan customer. Target pasar yang potensial dalam kegiatan ini merupakan mahasiswa Pascasarjana Sekolah Bisnis IPB yang memiliki jadwal perkuliahan pada hari Sabtu.

 

  1. Pop Up Market

 ABEST memiliki sebuah kegiatan edukasi dan pembelajaran berbisnis secara praktis melalui program Pop Up Market. Kegiatan ini terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan yaitu:

  1. Kompetisi start-up business plan; dan
  2. Expo dan bazar

Rangkaian awal dari Pop Up Market yaitu Kompetisi Start-Up Business Plan. ABEST akan melaksanakan kompetisi start-up business plan dengan peserta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kompetisi ini adalah ajang unjuk diri bagi mahasiswa Sekolah Bisnis IPB, terutama pengurus ABEST, untuk membuktikan ide kreatifmya dari hasil pembelajaran dan pendampingan selama di ABEST dan Sekolah Bisnis IPB terkait ide bisnis dan pengembangannya. Selain itu, kompetisi startup business plan diadakan dalam rangka menciptakan brand awareness terhadap Pop Up Market agar dapat dikenal oleh masyarakat banyak dan masyarakat tersebut juga mendapatkan feedback dari adanya kegiatan ini.

ABEST akan melaksanakan acara puncak yaitu Pop Up Market dengan kegiatan expo dan bazar serta pengumuman pemenang kompetisi. Expo dan bazar diadakan sebagai wujud pembelajaran secara langsung agar dapat mengaplikasikan ilmu bisnis yang dimiliki serta pengembangan soft skill dan jiwa wirausaha dalam diri pengisi tenant. Beberapa contoh soft skill dan pembelajaran yang akan didapat yaitu mengenai cara menghadapi, berkomunikasi, mengenalkan produk, dan membujuk calon customer dari berbagai latar belakang, mengetahui cara memasang display produk yang menarik, dan melakukan perbaikan produk atas saran dari customer secara langsung.

Pengisi Tenant akan diprioritaskan untuk pengurus ABEST dan mahasiswa Sekolah Bisnis IPB. Keutamaan yang didapat pengurus ABEST adalah setiap pengurus dipastikan mendapat tenant pada Pop Up Market dan tidak diperkenakannya biaya sewa. Mahasiswa Sekolah Bisnis IPB, selain pengurus ABEST, yang ingin mengisi tenant akan dikenakan biaya sebesar setengah dari harga yang disewakan kepada pengisi tenant yang diisi oleh masyarakat umum dan mahasiswa selain mahasiswa Sekolah Bisnis IPB. Presentase pengisian tenant oleh mahasiswa SB IPB sebanyak 65 persen sedangkan untuk masyarakat umum dan mahasiswa selain SB IPB sebanyak 35 persen.