Sekolah Bisnis IPB University Berpartisipasi dalam Advisory Committee Meeting of Food Value Chain, Food Safety Management and Food Analysis in ASEAN
Sekolah Bisnis IPB University Berpartisipasi dalam Advisory Committee Meeting of Food Value Chain, Food Safety Management and Food Analysis in ASEAN
Jakarta, Indonesia — 18–19 November 2025.
Sekolah Bisnis IPB University kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia dan penguatan kerja sama akademik di kawasan Asia Tenggara melalui partisipasinya dalam Advisory Committee Meeting of Food Value Chain, Food Safety Management and Food Analysis in ASEAN. Pertemuan strategis ini dilaksanakan pada 18–19 November 2025 di Jakarta dan melibatkan berbagai universitas mitra dari negara-negara ASEAN.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Siti Jahroh, B.Sc., M.Sc., dosen Sekolah Bisnis IPB University, memaparkan capaian dan perkembangan Program Food Value Chain tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas akademik dan profesional mahasiswa dalam bidang agribisnis, keamanan pangan, serta manajemen rantai nilai pangan.
Dalam paparannya, Dr. Siti Jahroh juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Program Food Value Chain pada tahun 2025 telah dilaksanakan melalui, perkuliahan Kapita Selekta Bisnis Manajemen (KSBM) yang diisi dengan CEO Talk dan Entrepreneurial Development Forum yang menghadirkan para praktisi industri pangan untuk memperkaya wawasan mahasiswa. Selain itu, mahasiswa juga mengikuti kunjungan industri ke Sipetek Ikan Crispy di Cianjur untuk melihat secara langsung proses produksi, manajemen kualitas, serta implementasi teknologi pengolahan pangan pada skala UMKM. Pengalaman internasional turut diberikan melalui program internship di Yoshinoya, Jepang, yang memungkinkan mahasiswa memahami standar global dalam food safety management, efisiensi operasional, serta budaya kerja yang diterapkan pada industri makanan modern.
Pertemuan tingkat ASEAN ini tidak hanya menjadi ajang pelaporan capaian program, tetapi juga forum untuk mengevaluasi keberjalanan kegiatan dan merumuskan rencana kerja tahun berikutnya. Diskusi bersama universitas mitra dari berbagai negara di kawasan berfokus pada penguatan kurikulum, peningkatan mobilitas mahasiswa dan dosen, serta peluang penelitian kolaboratif terkait keamanan pangan dan analisis pangan. Upaya ini menjadi bagian penting dari peningkatan mutu pendidikan dan kontribusi akademik IPB University dalam mendorong ketahanan pangan dan kualitas rantai pasok di tingkat regional.
Melalui keterlibatan dalam forum internasional ini, Sekolah Bisnis IPB University menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang agribisnis, food value chain, dan food safety. Kerja sama dengan mitra ASEAN diharapkan dapat memperkuat kapasitas mahasiswa, memperluas jejaring akademik, serta mendorong inovasi dalam pengelolaan rantai nilai pangan yang berkelanjutan. Sebagai institusi pendidikan yang berorientasi global, Sekolah Bisnis IPB University terus berupaya menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan industri dan mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan sektor pangan di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.