SB IPB University Gelar The 8th ABEATS & 4th BIEC Joint Conference 2026, Perkuat Kolaborasi Riset Internasional di Era AI

Cover ABEATS
Berita / Kegiatan

SB IPB University Gelar The 8th ABEATS & 4th BIEC Joint Conference 2026, Perkuat Kolaborasi Riset Internasional di Era AI

Bogor, 7 Oktober 2026 — Sekolah Bisnis IPB University menyelenggarakan The 8th ASEAN Business, Engineering, and Technology Symposium (ABEATS) & The 4th Business Innovation and Engineering Conference (BIEC) Joint Conference 2026 pada Selasa–Rabu, 6–7 Oktober 2026, di Kampus Sekolah Bisnis IPB University, Bogor. Konferensi internasional ini digelar bersama Universiti Sains Malaysia, University of Glasgow (Inggris), dan Satbayev University (Kazakhstan), serta menjadi wadah kolaborasi akademik dan pertukaran wawasan untuk memperkuat jejaring sekaligus mendorong pengembangan ilmu bisnis di tingkat internasional.

Tahun ini, konferensi mengusung tema “Human-Centered AI and Responsible Innovation for Sustainable and Inclusive Business & Engineering Systems”. Tema ini lahir dari kesadaran bahwa perkembangan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) yang begitu cepat perlu diiringi cara pandang yang menempatkan manusia sebagai pusatnya. Inovasi teknologi diharapkan tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga etis, bertanggung jawab, serta memberi manfaat yang luas dan merata.

Tema tersebut dijabarkan dalam tujuh track pembahasan, yaitu kolaborasi manusia dan AI dalam pengambilan keputusan; sistem AI yang bertanggung jawab, etis, dan tepercaya; sistem sosio-teknis, organisasi, tata kelola, dan transformasi digital; inovasi berkelanjutan dan inklusif melalui AI dan rekayasa; dampak dan valuasi bisnis dari AI; AI dan transisi hijau; serta perspektif multidisiplin tentang sistem AI yang berpusat pada manusia. Keragaman topik ini menunjukkan bahwa pengembangan AI membutuhkan pendekatan lintas disiplin, mulai dari bisnis dan manajemen hingga teknologi dan rekayasa.

Sesi pleno ABEATS-BIEC 2026
Sesi pleno bersama para pembicara utama ABEATS-BIEC 2026.

Hari pertama diawali dengan upacara pembukaan, dilanjutkan sesi pleno yang menghadirkan tiga pembicara utama, yaitu Ramona Blanes, PhD dari University of Glasgow, Inggris; Helen Tan Boon Lee, PhD, General Manager Regal Kowloon Hotel; serta Prof. Yandra Arkeman dari IPB University. Sesi ini dipandu oleh Prof. Salmi Mohd Isa dari Universiti Sains Malaysia.

Kehadiran pembicara dari kalangan akademisi dan industri menjadikan sesi pleno sebagai ruang dialog yang saling melengkapi. Perspektif akademik memberikan landasan konseptual dan temuan riset, sementara perspektif industri menghadirkan gambaran nyata tentang tantangan dan peluang penerapan inovasi di lapangan. Perpaduan keduanya memperkaya pemahaman peserta mengenai arah inovasi yang berpusat pada manusia.

Presentasi makalah pada sesi paralel ABEATS-BIEC 2026
Presentasi hasil penelitian pada sesi paralel.

Selama dua hari, para peserta mempresentasikan hasil penelitiannya dalam tiga rangkaian sesi paralel yang berlangsung serentak di tiga ruangan. Sesi ini menjadi bagian inti konferensi, tempat para peneliti membagikan temuan, metode, dan gagasan yang mereka kembangkan sesuai dengan track masing-masing.

Diskusi yang berlangsung di setiap ruangan membuka kesempatan bagi presenter untuk memperoleh masukan konstruktif dari sesama peneliti. Interaksi ini tidak hanya memperkuat kualitas riset, tetapi juga membuka peluang kolaborasi lanjutan antarinstitusi dan antarnegara di bidang bisnis, teknologi, kecerdasan artifisial, dan rekayasa.

PhD Thesis Workshop dan Academic Publication Workshop ABEATS-BIEC 2026
Sesi PhD Thesis Workshop dan Academic Publication Workshop.

Pada hari kedua, konferensi diperkaya dengan dua lokakarya yang berlangsung secara bersamaan. PhD Thesis Workshop difasilitasi oleh Prof. Yusniza Kamarulzaman dari University of Malaya, Malaysia, dan Marianna Koukou, PhD dari University of Glasgow, Inggris. Sementara itu, Academic Publication Workshop bersama ASIA NEXUS Journal difasilitasi oleh Ramona Blanes, PhD dari University of Glasgow, Inggris.

Kedua lokakarya ini memberikan bekal praktis bagi peserta, khususnya mahasiswa doktoral dan peneliti, dalam menyusun disertasi serta mempersiapkan publikasi ilmiah yang berkualitas. Penguatan kapasitas di bidang penulisan dan publikasi menjadi langkah penting agar hasil riset dapat menjangkau pembaca yang lebih luas dan memberi kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

Seremoni penghargaan dan penutupan ABEATS-BIEC 2026
Seremoni penghargaan dan penutupan ABEATS-BIEC 2026.

Rangkaian konferensi ditutup dengan seremoni penghargaan dan penutupan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para peserta. Momen ini sekaligus menjadi penanda bahwa pertukaran gagasan selama dua hari diharapkan terus berlanjut dalam bentuk kolaborasi riset dan jejaring akademik yang lebih erat.

Melalui penyelenggaraan ABEATS-BIEC 2026, Sekolah Bisnis IPB University menegaskan komitmennya untuk terus menjadi simpul kolaborasi akademik di tingkat regional dan global. SB IPB University berharap forum ini melahirkan gagasan dan riset yang relevan, bertanggung jawab, dan berdampak nyata bagi dunia bisnis, masyarakat, serta pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.