Sekolah Bisnis IPB University Selenggarakan Mentoring Class Pemanfaatan Scopus AI untuk Penulisan Proposal Penelitian
Sekolah Bisnis IPB University Selenggarakan Mentoring Class Pemanfaatan Scopus AI untuk Penulisan Proposal Penelitian
Bogor, 18 April 2026 – Sekolah Bisnis IPB University kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan kualitas akademik dan penelitian melalui penyelenggaraan kegiatan Information Literacy: Mentoring Class Pemanfaatan Scopus AI untuk Penulisan Proposal Penelitian pada 18 April 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kemampuan literasi informasi dan pemanfaatan teknologi digital di lingkungan civitas akademika.
Mentoring class ini dirancang untuk memberikan pemahaman praktis mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan yang terintegrasi dalam platform Scopus. Seiring dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya kebutuhan penelitian berbasis data, kemampuan menggunakan tools berbasis artificial intelligence menjadi salah satu kompetensi penting bagi mahasiswa maupun tenaga pendidik dalam menyusun proposal penelitian yang berkualitas.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pendampingan terkait penggunaan fitur-fitur Scopus AI yang dapat membantu proses pencarian literatur ilmiah, analisis bibliometrik, hingga pemetaan topik riset yang relevan. Melalui teknologi ini, peneliti dapat lebih mudah menemukan referensi ilmiah terpercaya sekaligus memahami perkembangan tren penelitian di tingkat global.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Diskusi yang berkembang selama sesi mentoring menunjukkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya adaptasi teknologi dalam mendukung produktivitas riset dan publikasi ilmiah. Kehadiran teknologi berbasis AI dinilai mampu meningkatkan efisiensi proses penelitian sekaligus memperluas wawasan akademik terhadap isu-isu terkini di berbagai bidang ilmu.
Melalui program literasi informasi ini, Sekolah Bisnis IPB University terus mendorong terciptanya ekosistem akademik yang adaptif terhadap transformasi digital. Tidak hanya berfokus pada pengembangan teori dan metodologi penelitian, institusi juga berupaya membekali civitas akademika dengan keterampilan teknologi yang relevan dengan kebutuhan dunia akademik modern.