Doc 2

3 Dekade Sekolah Bisnis IPB: “Inspire, Impact, Advance”

Merayakan hari jadi yang ke-30 tahun, Sekolah Bisnis IPB University (SB IPB) mengadakan acara Dies Natalis dengan tema besar “Inspiring, Impact, Advance” pada Sabtu (25/09/2021). Acara diselenggarakan secara offline dengan peserta terbatas dan penerapan protokol kesehatan serta online melalui Zoom Meeting yang dihadiri lebih dari 200 peserta terdiri dari guru besar, dosen, tendik, mahasiswa, dan alumni.

Acara dibuka dengan sambutan oleh Dekan Sekolah Bisnis IPB University, Prof. Noer Azam Achsani MS kepada para peserta. Salah satunya dengan menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan berbagai pihak sehingga SB-IPB dapat mencapai posisi saat ini. Dekan SB-IPB juga menyampaikan 3 kata pengingat dengan harapan yang tertuang pada tema acara kali ini, yaitu Inspire, Impact, dan Advance.

Inspire: sejalan dengan semboyan IPB, Inspiring Innovation with Integrity, SB-IPB berharap dapat menginspirasi masyarakat untuk senantiasa tumbuh dan berkembang, mencari dan memberi yang terbaik, menghasilkan inovasi yang penuh inspirasi yang mengedepankan integritas. Impact: penting untuk menjadi yang terbaik, tapi lebih penting untuk menjadi yang paling bermanfaat. SB-IPB tidak hanya ingin menjadi yang terbaik, tapi juga ingin memiliki impact yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. Sumbangan pemikiran dan kiprah para dosen, mahasiswa, dan alumni SB-IPB memberi bukti yang nyata atas apa-apa yang telah dilakukan oleh SB-IPB selama ini. Advance: Era VUCA menuntut kita untuk selalu agile dan antisipatif, sebagaimana yang disampaikan oleh IPB dengan K2020 untuk menjadikan kita sebagai agile learner. ”, Ungkap Dekan SB-IPB.

Rektor IPB University, Dr. Arif Satria, S.P., M.Si juga menyampaikan bahwa saat ini perubahan membawa ketidakpastian karena teknologi berkembang secara eksponensial. Respon atas perubahan diawali dengan perubahan individu yang mengadaptasi teknologi dalam keseharian. Dilanjutkan dengan perubahan bisnis, kemudian public policy. Oleh karena itu, SB-IPB sebagai agen perubahan dalam bisnis diharapkan dapat senantiasa memberikan inspirasi, memberikan impact yang tinggi, berpikir maju, dan menjadi trend setter pada perubahan yang terjadi secara global.

“Saya berharap SB-IPB agar diisi dengan kemampuan dan aktivitas untuk menciptakan masa depan, menjadi trendsetter perubahan, mengisi dunia bisnis dengan tren baru, dan membekali mahasiswa untuk bisa menjadi entrepreneur atau intrapreneur yang adaptif terhadap perubahan yang cerdas, kreatif, dan fokus pada future practice bukan hanya best practice.”, Ungkap Rektor IPB.

Rangkaian acara Dies Natalis ke-30 SB IPB ini dimeriahkan dengan sesi pemotongan tumpeng oleh Prof. Noer Azam Achsani, MS yang diberikan kepada Dr. Arif Satria, S.P, M.Si dan perwakilan tendik senior SB IPB, Ibu Nia Setiawati. Pemotongan ini juga disaksikan dan didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr, Ir. Idqan Fahmi, M.Ec dan Wakil Dekan Bidang SKP, Dr. Nimmi Zulbainarni, S.Pi, M.Si. Ada juga pemutaran video testimoni tendik dan video cuplikan podcast perdana Kbusiness yang ditayangkan spesial dalam momen dies natalis ke-30 SB IPB.

Puncak acara dilanjutkan dengan pelaksanaan Business Talk Series yang menghadirkan dua pembicara alumni Program Doktor Manajemen dan Bisnis (DMB) yaitu Dr. Etty Susilowati, SE, MM (alumni DMB angkatan 6) selaku CEO PT Jasa Tirta Energi dan Dr. Achmad Fachrodji (alumni DMB angkatan 2) selaku Direktur Utama Balai Pustaka. Jalannya Business Talk Series ini dimoderatori oleh Tina Talisa, S.K.G, M.I.Kom (Staf khusus & Juru Bicara Menteri Investasi).

Dalam pemaparan Business Talk Series spesial dies natalis ini, Dr. Etty Susilowati, SE, MM menginspirasi peserta untuk terus belajar dan berkembang dari siapapun. Strategi yang Ia terapkan dalam memajukan perusahaan adalah diversification of product, system, and revenue, dengan mengerjakan berbagai jenis proyek dengan berbagai skala. Ia juga mengajak Indonesia bersatu dalam memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki untuk mengembangkan energi terbarukan dan menghasilkan energi rendah emisi.

Materi yang disampaikan oleh Dr. Achmad Fachrodji tidak kalah menginspirasi yaitu terkait pengalamannya dalam membangkitkan kembali perusahaan yang terancam bangkrut dengan strategi memaksimalkan potensi yang ada. Ia menekankan pentingnya solusi kreatif, peran generasi muda dan pemanfaatan teknologi untuk menjawab permasalahan. Ia juga menyampaikan pentingnya sinergi antar bidang dalam mendukung perkembangan satu sama lain. (NH/NL/NF)