Tim PKM Kewirausahaan IPB University Ciptakan Astera, Semprotan Dual Spray Pertama untuk Buah Stroberi di Indonesia

PKM
Berita / Prestasi

Tim PKM Kewirausahaan IPB University Ciptakan Astera, Semprotan Dual Spray Pertama untuk Buah Stroberi di Indonesia

BOGOR — Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) IPB University menghadirkan Astera, inovasi dual spray berbasis nanoemulsi untuk melindungi buah stroberi sejak masa prapanen hingga pascapanen. Produk multifungsi ini mengombinasikan minyak atsiri lemon, minyak jagung, dan kitosan kulit udang guna menekan angka kerusakan buah yang kerap merugikan petani.

Tim PKM Astera IPB University bersama dosen pembimbing
Tim PKM Astera IPB University.

Gagasan ini berangkat dari tingginya kelembapan di wilayah dataran tinggi yang membuat stroberi rentan terserang jamur kapang abu-abu (Botrytis cinerea). Tanpa penanganan tepat, serangan jamur tersebut berpotensi memusnahkan hingga 89 persen hasil panen. Masalah berlanjut setelah pemetikan; sifat stroberi sebagai buah non-klimakterik membuatnya hanya bertahan satu hingga dua hari pada suhu ruang.

“Selama ini petani harus membeli dua produk berbeda, pestisida untuk lahan dan coating untuk pascapanen, sehingga dibutuhkan dua alat terpisah. Kami ingin menyederhanakannya menjadi satu alat.”

— Muh. Dzulfaiq Abrar, Ketua Tim PKM

Satu Alat untuk Dua Tahap Perlindungan

Astera mengusung kemasan praktis berupa dua botol berkapasitas masing-masing 500 mililiter yang terhubung ke satu nozzle melalui katup pemilih. Pengguna cukup menggeser tuas untuk beralih antara formula prapanen dan pascapanen tanpa perlu mengganti wadah.

Infografis spesifikasi produk Astera
Spesifikasi Astera: dua botol spray, Y connector, dan nozzle tunggal yang dapat diisi ulang.

Keunggulan dan Fitur Utama

  1. Perlindungan prapanen. Mencegah infeksi kapang abu-abu sehingga kuantitas dan kualitas hasil panen lebih optimal.
  2. Pelapis pascapanen. Membentuk lapisan pelindung (edible coating) yang menekan laju respirasi dan memperpanjang masa simpan selama distribusi.
  3. Teknologi nanoemulsi. Memastikan bahan aktif tersebar merata dan stabil tanpa mengubah rasa, aroma, maupun tampilan fisik stroberi.
  4. Aman dan ramah lingkungan. Menggunakan bahan berstatus food-grade serta memanfaatkan limbah agroindustri lokal berupa kulit udang.

Menyasar Petani Kecil dan Penghobi Tanaman

Dibanderol seharga Rp150.000 per unit, Astera menyasar segmen plant lover serta petani skala kecil hingga menengah, dengan dukungan kemitraan dari agroeduwisata dan koperasi pertanian.

Inovasi ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) poin ke-12 mengenai Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, khususnya dalam menekan tingkat kehilangan pangan (food loss) di sepanjang rantai pasok. Ke depan, tim PKM IPB berencana memperluas formulasi Astera untuk komoditas hortikultura berkulit tipis lainnya.

Anggota tim memperkenalkan produk Astera kepada pengunjung pameran
Anggota tim memperkenalkan produk Astera.

Penulis: [nama penulis]