WhatsApp Image 2022-02-22 at 17.27.01

SB-IPB Bangun Kampus Ramah Disabilitas

Dalam rangka mendukung program pendidikan tinggi ramah bagi para disabilitas, Sekolah bisnis juga menjadi bagian dari lembaga pendidikan tinggi yang menyediakan fasilitas bagi mahasiswa disabilitas. Hal ini merupakan implementasi dari penerapan Undang-Undang Penyandang Kecacatan Tahun 2007 dan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pada tahun ini Sekolah bisnis telah merencanakan berbagai fasilitas yang dapat memudahkan mahasiswa disabilitas untuk menempuh proses pembelajaran. Penyediaan fasilitas disabilitas dilakukan Selama tahun 2021 di Sekolah Bisnis IPB.

Penyediaan fasilitas ini bermanfaat untuk calon mahasiswa penyandang disabilitas yang ingin melanjutkan studinya di Sekolah Bisnis. Selain itu bagi kampus adalah merupakan perwujudan dari perguruan tinggi yang ramah bagi difabel. Penyediaan fasilitas bagi disabilitas telah direncanakan pada pertengahan tahun 2021 dan akan diimplementasikan pada hasil dari proses revitalisasi Gedung A Sekolah Bisnis IPB University.

SDGs 2021 6

SB IPB Membuka Kelas Hybrid dan Penyediaan Prokes dalam Mitigasi Covid-19

Kondisi pandemic mengharuskan seluruh civitas Akademika Sekolah Bisnis IPB University menjalankan Protokol Kesehatan sesuai dengan kebijakan Satgas Covid-19 selama berada wilayah Kampus. Pihak pengelola SB-IPB menyediakan sarana dan prasarana dalam menunjang aktivitas sesuai dengan kebijakan protokol Kesehatan diantaranya pengadaan banner scan QR PeduliLindungi, penanda dalam mengantre, handsanitizer otomatis dan alat Protokol Kesehatan lainnya.

Selain itu, pihak pengelola juga menyediakan sarana dan prasarana dalam menunjang Pertemuan Tatap Muka (PTM) terbatas dengan metode Hybrid, dimana pembelajaran dilakukan dengan metode daring dan luring. Kegiatan penyediaan prokes dilakukan Setiap hari di Sekolah Bisnis IPB University.

Kegiatan ini bermanfaat untuk menunjang aktivitas para civitas akademika yang saat ini sudah mulai masuk kantor dan tidak full kerja dari rumah. Scan QR PeduliLindungi ditujukan agar mengetahui jumlah pengunjung yang mendatangi Sekolah Bisnis, selain itu juga untuk melacak zonasi kewaspadaan Covid-19. Pengadaan kelas hybrid ditujukan agar menfasilitasi kebijakan dari kemendikbud yang berisi tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka terbatas dengan protokol Kesehatan yang ketat.

Penyediaan atribut dan alat-alat dalam menunjang Protokol Kesehatan Covid-19 berjalan dengan lancar dimana penyediaan di fokuskan pada fasilitas di Gedung B dan C dikarenakan sedang ada renovasi di Gedung A. Kegiatan PTM dengan metode Hybrid juga dilakukan dengan lancar dimana kegiatan ditujukan pada mahasiswa pogram sarjana. Namun, kegiatan PTM dengan metode Hybrid ini hanya berlangsung 1 pekan dikarenakan peningkatan kasus Covid-19 di Kota Bogor sehingga mengharuskan kegiatan pembelajaran dengan full metode daring dilanjutkan.