abeats

SB-IPB raih 3 penghargaan dalam ABEATS 2019

Dalam acara Konferensi Internasional the first ASEAN Business, Engineering and Technology Symposium (ABEATS) 2019 yang diselenggarakan dengan kerjasama Sekolah Bisnis IPB University, Universitas Sains Malaysia (USM), University of Glasgow dan Universitas Teknologi Mara (UTM) pada 2 Desember 2019 di IPB International Convention Center Bogor. Kegiatan ini di ikuti 41 peserta oral presentation dan 18 peserta e-poster presentation baik dari universitas penyelenggara maupun peserta umum dari universitas lain dalam dan luar negeri.

Salah satu rangkain kegiatan adalah “ABEATS Awards” dimana penghargaan bagi  tiga peserta terbaik dengan kategori Best Poster dan Best Oral Presentation.  Dalam penghargaan tersebut SB IPB mendapatkan 3 penghargaan antara lain Juara 2 Best Poster (Achmad F & Dikky I (SB-IPB) berjudul “IoT Business Model Development for Food Safety Monitoring System in the Poultry Slaughterhouse”), Juara 1 Best Oral Presentation ( Nyayu LT & Wawan D (SB-IPB & SBM-ITB) berjudul Critical Success Factors in Business Succession: The Indonesian Family Business”) dan Juara 3 Best Oral Presentation (Dikky I & Arief Daryanto (SB-IPB) berjudul “Food Control and Biosecurity Roles in The Global Value Chain : Supporting Producers or Safeguarding Consumers?”).

ipb-rilis-lagi

Sekolah Bisnis IPB University Tuan Rumah Simposium Bisnis, Keteknikan dan Teknologi ASEAN

Rektor IPB University, Prof Dr Arif Satria dan CEO GDP Venture, Martin Hartono tandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di IPB International Convention Center (IICC), (2/12).

MoU ini digelar dalam acara the first ASEAN Business, Engineering and Technology Symposium (ABEATS) hasil kerjasama Sekolah Bisnis IPB University, Universitas Sains Malaysia (USM), University of Glasgow dan Universitas Teknologi Mara (UTM). IPB University dengan GDP Venture dalam waktu dekat akan melaksanakan program internship, riset bersama, kerja praktek, juga riset-riset terkait artificial intelligence.

“Kita hidup di dunia yang sangat fluktuatif, terus berubah dan menjadi lebih tidak stabil setiap hari. Perubahan besar dan kecil menjadi lebih tidak terduga dan semakin dramatis dan terjadi lebih cepat. IPB University menyadari bahwa revolusi industri 4.0 adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari. IPB University membangun komitmen dan merumuskan konsep yang kami sebut sebagai Agro-Maritime 4.0 sebagai kerangka dasar. Konsep ini juga dapat ditingkatkan dari tingkat nasional (Indonesia) ke regional (ASEAN),” ujar Rektor IPB University.

Agro-Maritime 4.0 merupakan platform pengembangan yang mengintegrasikan manajemen wilayah darat dan laut. Agro Maritime 4.0 diimplementasikan dengan modal sosial dan ekonomi yang ditingkatkan dan penggunaan teknologi digital secara optimal melalui pendekatan transdisipliner, terpadu dan partisipatif serta prinsip-prinsip inklusivitas, transparansi, ramah lingkungan, kreativitas,  pemikiran kritis dan etis untuk meningkatkan produktivitas nasional dan mencapai keberlanjutan, kemakmuran, keadilan, dan kedaulatan, tujuan akhir pembangunan nasional.

Agro-Maritime 4.0 menganggap sumber daya berbasis pertanian, kelautan dan biosains (disebut sebagai sumber daya Agro-Maritim) sebagai mesin pertumbuhan di masa depan. Oleh karena itu peran desa, pulau-pulau kecil dan kota sangat penting sebagai pusat pertumbuhan. Terutama desa dan pulau-pulau kecil merupakan ekonomi perbatasan untuk negara kepulauan seperti Indonesia karena perannya yang penting sebagai zona penyangga ekonomi yang menyediakan bahan baku, pariwisata, kelautan dan jasa lingkungan, serta keanekaragaman hayati.

“Konektivitas antara wilayah dan pulau sangat diperlukan untuk menjalankan ekonomi dengan lebih baik, untuk menghilangkan ketidakadilan dan untuk mengamankan keamanan dan kedaulatan nasional. Di era digital ini, aplikasi internet of things (loTs) dalam berbagai teknologi telah memainkan peran penting untuk meningkatkan pertumbuhan desa dan pulau-pulau kecil. IoT juga bisa memberikan solusi untuk masalah kendala lahan guna menghasilkan produk pertanian melalui otomatisasi pabrik-pabrik atau pertanian perkotaan,” tambahnya.

Sementara itu, Dekan Sekolah Bisnis IPB University, Prof Dr Noer Azam Achsani, menyampaikan apresiasi karena IPB University dipercaya menjadi host dalam collaborative event antar universitas di ASEAN ini. “Saya berharap kerjasama ini akan terus terjalin dan dapat menjadi kegiatan yang rutin,” ujarnya

GDP

Sekolah Bisnis IPB Terima Kunjungan GDP Venture

Sekolah Bisnis IPB menerima kunjungan tamu dari GDP Venture (12/11/19). Kunjungan ini bertujuan penjajakan kerjasama antara Sekolah Bisnis IPB dengan GDP Venture. Kunjungan ini, disambut langsung oleh Tim Dosen SB-IPB sedangkan pihak GDP diwakili Corporate PR and Partnership. GDP Venture merupakan salah satu angle investor terbesar di Indonesia. Beberapa startup anak perusahaan GDP Venture adalah blibli, garasi.id, gojek, tiket.com, dan tinkerlust.

9152d84e-efd6-47a9-984e-19acb17bd291

Capacity Building Sekolah Bisnis IPB 2019

Sekolah Bisnis IPB menyelenggarakan Capacity Building ke Padang-Bukittingi Sumatera Barat. Kegiatan ini berlangsung pada 7-10 November 2019 yang diikuti oleh civitas akademika SB-IPB. Adapun kegiatan ini bertujuan meningkatkan  leadership, kebersamaan, sinergitas, dan harmonisasi baik Pengelola, Dosen, maupun Tenaga Kependidikan SB-IPB semakin baik dan kuat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan mengunjungi wisata wisata bersejarah (city tour) di Padang-Bukittingi Sumatera Barat. Sehingga Peserta dapat menambah khasanah pengetahuan. Kegiatan ini mengambil tema refresh and recharge sehingga selain tujuan kegiatan tercapai, peserta mendapatkan semangat baru untuk bekal bekerja selanjutnya.

Selain city tour, panitia  Capacity Building juga mengagandakan dua kegiatan sebagai proses membangun leadership, kebersamaan, sinergitas, dan harmonisasi yaitu melalui fun game dan malam kebersamaan.

persepsi

Sekolah Bisnis IPB Raih dua Penghargaan pada Pekan Apresiasi IPB

(Bogor, 09/11).  Sekolah Bisnis IPB Raih dua penghargaan pada Pekan Apresiasi IPB. Pekan Apresiasi IPB 2019 (PAPRESI), Rangkaian acara penganugerahan terbesar di IPB yang bertujuan untuk mengapresiasi prestasi mahasiswa IPB. Kegiatan ini diselenggarakan Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Karir IPB University dan Badan Eksekutif Mahasiwa (BEM) KM IPB University. SB –IPB meraih Penghargaan sebagai Fakultas Terbaik I Kinerja Kemahasiswaan Kategori Pengabdian dan Fakultas Terbaik 2 Kinerja Kemahasiswaan Kategori Kewirausahaan.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor IPB Dr. Arif Satria dan dihadiri oleh civitas akademika IPB University.

Selamat Sekolah Bisnis IPB

WhatsApp Image 2019-11-03 at 05.54.53

National Seminar ”Rebooting Business Mindset towards VUCA World”

(Hotel Pullman, Jakarta Central Park, 2/11/2019), Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor (SB-IPB) menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema ”Rebooting Business Mindset Towards VUCA World” dalam rangka acara penglepasan Alumni Sarjana Bisnis, Magister Manajemen Bisnis, dan Doktor Manajemen Bisnis Periode 2019. Gubernur BI, Perry Warjiyo dihadirkan sebagai keynote speaker dan para pembicara Business Talk yaitu Indra Utoyo (Direktur Teknologi Informasi & Operasi BNI), Danu Wicaksana (CEO LinkAja), dan Aakar Abyasa Fidzuno (Founder Jouska).

Acara ini juga dihadiri oleh Prof Bambang Brodjonegoro Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia dan dihadiri oleh sekitar 700 orang peserta yang terdiri dari pakar/pemerhati pembangunan ekonomi dan bisnis nasional; eksekutif dan profesional dari berbagai perusahaan swasta maupun BUMN; birokrat pemerintahan; mitra dan Stakeholder SB-IPB, alumni program Doktor, Magister dan Sarjana SB-IPB; serta mahasiswa dan sivitas akademika IPB.

Pada kesempatan kali ini, SB-IPB melepas sebanyak 26 orang alumni Doktor dan 299 orang alumni program Magister Manajemen juga untuk pertama kalinya melepas alumni Sarjana Bisnis yang berjumlah 43 orang.  Dengan demikian hingga saat ini, SB-IPB telah melepas total alumni sekitar 4.182 sejak berdirinya di tahun 1991”, ujar Dr. Nimmi Zulbainarni selaku Ketua Panitia Seminar Nasional 2019 sekaligus Wakil Dekan Bidang Sumberdaya, Kerjasama, dan Pengembangan SB-IPB. Dr. Nimmi menekankan bahwa untuk bisa menghadapi era VUCA, perubahan cara pikir diperlukan, maka kami mengangkat tema perlunya rebooting mindset untuk menghadapi tantangan VUCA. SB IPB mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para sponsor para sponsor yang telah membuat acara ini dapat terselenggara dengan lebih semarak, khususnya kepada: Bank Indonesia, PT. Bank BRI, LinkAja, JOUSKA, PT Charoen Pokphand Indonesia , PT. Infiniti Buana Comersindo, Perum BULOG, PT. Bank BCA, PT Freeport Indonesia, PTPN 3, PERURI, BPJS Ketenaga kerjaan, PT. BTPN, PT. Pegadaian, PT. Bank DKI, PT Bank BTN, PT. AAT Indonesia, PT. Pupuk Kaltim, PT Pelabuhan Indonesia III, PNM Investment Management, PT. Perkasa Group, PT Pupuk Indonesia, Riset Perkebunan Nusantara serta media partner dan berbagai pihak yang telah membantu kelancaran acara ini. Selain agenda pagi ini, SB-IPB juga memiliki berbagai agenda kedepan seperti; The First Asean Business Engineering and Technology Symposium yang akan diselenggarakan pada tanggal 2 sampai 3 Desember 2019 di ICC Bogor dan akan mempersembahkan SB-IPB The Movie, yang sebagian besar adegannya akan mengambil berbagai sudut favorit para mahasiswa di dalam kampus SB-IPB, kampus IPB Dramaga, dan kota Bogor.

Dalam sambutannya Dekan SB-IPB, Prof. Dr. Noer Azam Achsani menekankan bahwa sejak awal pendirian SB-IPB selalu merespon isu-isu nasional terkini dalam upaya memberikan sumbangsih pemikiran dan kerja nyata untuk kemajuan bangsa. ”Rebooting Business Mindset Towards VUCA World” tepat diangkat ditengah-tengah kondisi ekosistem bisnis yang kerap sulit diprediksi dan selalu menantang. Kondisi saat ini dunia berada pada era disrupsi yang berubah dengan cepat dalam berbagai dimensi, baik ekonomi, sosial maupun politik. SB-IPB memegang peranan penting untuk merubah mindset para pebisnis masa depan guna mendapatkan pemimpin bisnis yang tangguh dan sukses. Prof. Noer Azam menambahkan pentingnya alumni bagi sebuah institusi pendidikan, dimana alumni adalah duta besar yang merepresentasikan peran SB-IPB dalam membentuk kepemimpinan bisnis di masa depan, sebagai promotor dengan mindset bisnis baru di era VUCA, sebagai penghubung antara stakeholders kepada masa depan bisnis di era VUCA dan partner strategik bagi SB IPB dalam mendidik calon pemimpin masa depan untuk terus maju dan berperan dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Penglepasan ini adalah simbol berubahnya status mahasiswa menjadi partner strategik SB-IPB yaitu duta besar, connector, dan promotor dari SB IPB.

Rektor IPB, Prof. Dr. Arif Satria mengawali sambutannya dengan berterimakasih terhadap partners dan stakeholders IPB University dan mengucapkan selamat kepada para lulusan baru yang dilepas hari ini. Rektor IPB menekankan bahwa di masa depan akan hilang 23 juta pekerjaan tetapi muncul 10 juta pekerjaan baru. Dalam menghadapi era VUCA, faktor sukses adalah kejujuran, disiplin dan interpersonal skill. Sejak dulu hingga sekarang IPB University selalu menempatkan integrity sebagai dasar untuk mengembangkan inovasi dan menjadi inspirasi. Dalam pendidikan, IPB University menggunakan kurikulum IPB 4.0 yang menekankan pada integrasi hardskill dan softskill, blended learning, kelas internasional untuk mengembangkan keilmuan dan profesi baru. Saat ini, IPB University menyumbangkan 39 persen inovasi terbaru. Belum lama ini IPB University mendirikan Tani Center dengan program utama aplikasi berbasis artificial inttlegence untuk membantu petani dan nelayan menjalankan aktivitasnya. Dalam setahun terakhir, IPB termasuk dalam 100 besar dunia di bidang pertanian dan kehutanan, termasuk dalam Top 40 sustainable university, peringkat 3 perguruan tinggi terbaik versi BAN-PT, peringkat 1 nasional perguruan tinggi dengan raport terbaik, perguruan tinggi dengan jumlah paten terbanyak, penerima penghargaan widyapadhi untuk sistem informasi dan widyakrida untuk pendorong inovasi di masyarakat, mitra peneliti asing terbaik, dosen terbaik nasional dan mahasiswa vokasi terbaik serta menjadi satu-satunya perguruan tinggi informatif dalam keterbukaan informasi publik. Rektor menutup sambutannya dengan mengajak para lulusan baru untuk menjalankan peran strategisnya sebagai partner universitas dan mendoakan pada lulusan baru untuk memiliki integritas, inovasi dan menjadi insipirasi sebagai ciri khas lulusan IPB University.

Menteri Riset dan Teknologi-Kepala Badan Riset Inovasi Nasional, Prof. Bambang Brojonegoro menekankan pentingnya sektor pertanian dimana sebagian besar masyarakat bekerja di bidang pertanian, dimana IPB harus tetap setia dengan ruhnya dalam pertanian. Menristek bangga dengan inovasi IPB yang membantu petani untuk makin sejahtera. BPS menunjukkan ketika salah satu sektor pertanian rendah, artinya semakin sedikit orang mau bekerja di sektor pertanian karena itu perlu peningkatan produktivitas pertanian untuk mendorong peningkatan pemdapatan petani. Kita perlu teknologi tepat guna untuk menjawab masalah nyata di masyarakat, terutama masalah kemiskinan, ketimpangan ekonomi dan pengangguran di kelangan petani dan nelayan. Menristek mengajak pada lulusan baru untuk menjadi dan mendukung usaha di sector pertanian dan perikanan. Akhir kata Menristek nengucapkan selamat kepada para lulusan baru dan para dosen dan professor serta berterima kasih atas kontribusi IPB selama ini.

Keynote speaker Gubernur BI, Dr. Perry Warjiyo dalam pemaparannya, ia menyampaikan bagaimana kita stay relevant dalam bersama-sama memajukan perekonomian Indonesia. Tren perekonomian masa kini ditunjukkan oleh: 1) diminishing globalization dimana tendensi perdagangan dan investasi global mengarah kepada inward looking; 2) looking for new source of economic growth; 3) volatilitas arus modal asing; 4) financial services dari non-bank dan 5) millennial as labor force and customer.

Untuk bisa stay relevant, maka kita harus melakukan tiga hal yaitu: 1) we have to be adaptive and responsive; 2) we have to synergy dan 3) we have to be innovative. Menjadi adaptif dan responsif ditunjukkan melakukan: a) transformasi kebijakan/strategi (dahulu BI fokus menjaga stabilitas nilai rupiah dg mengandalkan suku bunga, kini fokus BI  bukan hanya stabilitas nilai tukar melainkan juga bagaimana BI bisa berkontribusi nyata dalam perekonomian nasional dg financing); b) Transformasi organisasi (BI membuat unit-unit kerja untuk mendorong perekonomian nasional, membangun cluster-cluster ekonomi, organisasi proses kerja, digitalisasi ekonomi, mengembangkan human resource melalui corporate university dan memberikan award dan reward. Menjalankan sinergi ditunjukkan dengan mulai terbuka untuk bekerja sama demi pembangunan ekonomi, demi mencapai cita-cita Indonesia menjadi negara berekonomi tinggi di tahun 2045. Untuk itu, BI bersinergi dengan pemerintah, OJK, lembaga finansial untuk membangun kawasan ekonomi, pembiayaan infrasturktur dan menentukan kebijakan perpajakan. Menjadi inovatif ditunjukkan dengan penciptaan inovasi, dimana BI melakukan inovasi sistem keuangan untuk mensinergikan pembiayaan digital dan memberdayakan mahasiswa di kampus-kampus sebagai penggerak masa depan keungan Indonesia.

Dalam sesi Business Talk, Direktur Digital Teknologi Informasi & Operasi BRI. Indra Utoyo menyampaikan bahwa kini dunia dgital dan nyata makin melebur. Saat ini Bank BRI adalah institusi keuangan mikro terbesar di dunia. Disrupsi yang makin cepat menuntut kecepatan juga, dimana bukan yang paling besar yang paling bertahan, tetapi yang paling cepat. BRI bertujuan untuk menumbuhkan semua segmen mikro di Indonesia. Digital adalah kuncinya, dimana digitalisasi memungkinkan pelayanan yang lebih cepat dan menjangkau lebih jauh. Untuk itu, hal yang perlu disiapkan yaitu culture, reseource dan talent.

CEO LinkAja, Danu Wicaksana menyampaikan bahwa hanya 42 juta dari 180 juta masyarakat dewasa Indonesia yang bankable. Sementara lebih dari 80 persen populasi dewasa memiliki mobile phone. LinkAja adalah bentuk pemanfaatan mobile phone untuk banking melalui sinergi dari pemerintah, industri perbankan, energi dan telekomunikasi. LinkAja memungkinan digitasi ekonomi dengan kerjasama dengan pemerintah daerah dalam pengelolaan pendapatan daerah, pembiayaan usaha kecil menengah dan penyaluran bantuan dan subsidi.

CEO dan Founder Jouska Aakar Abyasa Firdaus mengemukakan milenial diaggap sebagai penyebab disrupsi, tidak konsisten, generasi pemalas, lack of financial knowledge dan tidak mampu menabung. Di tahun 2015, saya dan rekan-rekan membuat platform untuk pengelolaan finansial, karena uang adalah hal penting yang perlu dikelola dengan bantuan pihak ketiga untuk bisa melihat lebih jelas, dimana hidup manusia tidak seharusnya dikontrol oleh uang, tetapi manusailah yang mengontrol uang.

presiden

Selamat dan Sukses atas pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024

Selamat dan sukses atas pelantikan Bapak Ir. H. Joko Widodo dan Bapak K.H. Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2019-2024. Semoga dapat mengemban amanah mewujudkan Indonesia semakin maju dan sejahtera

#BersamaIndonesiaMaju

isessah

Sekolah Bisnis dan Fakultas Kedokteran Hewan IPB University Menggelar ISESSAH-SEA 2019 Conference

Sekolah Bisnis dan Fakultas Kedokteran Hewan IPB University menggelar The Conference of International Society for Economics and Social Sciences of Animal Health Southeast Asia (ISESSAH-SEA) 2019 pada tanggal 17 sampai 18 Oktober 2019 di IPB International Convention Center (IICC) Bogor.  Kegiatan ini mengangkat tema “Strengthening animal health in farm business towards 4.0 industry in the South East Asia”.

Acara ini dibuka secara simbolis oleh Rektor IPB University didampingi oleh Prof Drh Srihadi Agungpriyono, Ph.D, PAVet (K) (Dekan Fakultas Kedokteran Hewan) dan Dr. Ir. Idqan Fahmi, MEc (Wakil Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan SB-IPB). Kegiatan ini diawali dengan keynote speaker dari rektor IPB University (Dr. Arif Satria), dilanjutkan dengan keynote speaker dari Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian  (Fadjar Sumping Tjatur Rassa, Ph.D), dan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh pembicara  internasional meliputi:  Prof Henk Hogeveen (Wageningen University and Research),  John Weaver, Ph.D (Weaver Consulting International, Australia), dan Dr. Norhariani Mohd Nor (University Putra Malaysia, Malaysia).

Pakar yang  menjadi pembicara dalam kegiatan konferensi ini merupakan pakar internasional dan nasional dalam bidang epidemiologi, ekonomi dan sosial untuk mendukung kesehatan hewan. Demikian juga peserta yang hadir terdiri dari peserta luar negeri maupun dalam negeri. Negara asal pembicara dan peserta meliputi negara Inggris, Belanda, Thailand, Australia, Malaysia, Vietnam, Jepang  dan Indonesia.  Kegiatan ini dihadiri sekitar 120 peserta dari internasioanl ataupun nasional.

Konferensi hari kedua, diawali dengan pemaparan khusus oleh Prof. Jonathan Rushton. Beliau merupakan profesor yang berasal dari  University of Liverpool dan sekaligus president of ISESSAH. Selanjutnya dilanjutkan kembali pemaparan oleh Dr. Idqan Fahmi (Wakil Dekan Sekolah Bisnis, IPB University), Ir. Audy Joinaldy, M.Sc, M.M (Chairman Perkasa Group), Dr. Damian Tago Pacheco (FAO),  Dr. Chaidate Inchaisri (Chulalangkorn University),  Drh. Novi Wulandari (Corporate Affairs Royal Canin). Acara ini dilanjutkan dengan pemaparan materi berdasarkan topik masing masing peserta secara bergantian. Adapun topik yang dipaparkan pada hari kedua yaitu: Veterinary Epidemiology, Veterinary Economics, dan Social Sciences for Animal Health. Acara pada hari kedua diakhiri dengan penutupan acara konferensi oleh Dr. Idqan Fahmi (Wakil Dekan Sekolah Bisnis IPB University).

 

 

turki

SB-IPB University Terima Delegasi Turki Bahas Indonesia Halal Lifestyle Center

Sekolah Bisnis IPB menerima kunjungan delegasi Turki (07/10) dalam rangka upaya tindak lanjut kerjasama antara SB-IPB dengan Indonesia Halal Lifestyle Center (07/10). Kunjungan ini disambut langsung oleh Prof. Azam Achsani selaku dekan SB-IPB dan beberapa dosen SB-IPB, Adapun Delegasi Turki hadir  Mr. Emrullah Ahmet Turhan (Researcher Halal Tourism and General Secretary of IHATO), Taner Aydin (Vice President of IHATO and Founder and Owner Islamitatilal.com), dan Mr. Yusuf Gerceker (President of IHATO and General Manager of Wome Deluxe Hotel). Turut hadir pula Dekan Sekolah Pascasarjana IPB, Prof.Dr.Ir. Anas Miftah Fauzi, M.Eng. Semoga dengan adanya kunjungan ini dapat terjalin kerjasama yang baik dengan Sekolah Bisnis IPB.

71816442_1347667142078380_3347672521829777408_n

Bintang Agrianita Tim Vocal Group SB IPB

Sekolah Bisnis IPB University (SB-IPB) mengikuti Bintang Agrianita Tim Vocal Group. Kegiatan ini merupakan penutupan dalam rangkaian Dies Natalis IPB ke 56: “Innovation for Nation”. Kegiatan ini dilakukan pada 5 Oktober 2019 di lapangan Rektorat IPB-University. Peserta Bintang Agrianita Tim Vocal Group adalah agrianita fakultas/unit di lingkungan IPB-University.

Tim Bintang Agrianita Tim Vocal Group SB-IPB dipimpin langsung oleh Ibu Reni Lestari (Istri Dekan SB) selaku Ketua Agrianita SB-IPB bersama dosen maupun staf di SB-IPB.